“that face”
Posted in cinta&kematian on 20 Juni 2009 by rian-ferdiansyah




If you catch me at the border I got visas in my name
If you come around here, I make ‘em all day
I get one down in a second if you wait
Sometimes I think sitting on trains
Every stop I get to I’m clocking that game
Everyone’s a winner now we’re making that fame
Bonafide hustler making my name
And take your money
Pirate skulls and bones
Sticks and stones and weed and bombs
Running when we hit ‘em
Lethal poison through their system
No one on the corner has swagger like us
Hit me on my banner prepaid wireless
We pack and deliver like UPS trucks
Already going hell just pumping that gas
Third world democracy
Yeah, I got more records than the K.G.B.
So, uh, no funny business
Some some some I some I murder
Some I some I let go
Some some some I some I murder
Some I some I let go

I close both blinds and turn away.
Sometimes solutions arenât so simple.
Sometimes goodbyeâs the only way.
And the sun will set for you,
The sun will set for you.
And the shadow of the day,
Will embrace the world in grey,
And the sun will set for you.
In cards and flowers on your window,
Your friends all plead for you to stay.
Sometimes beginnings arenât so simple.
Sometimes goodbyeâs the only way.
And the sun will set for you,
The sun will set for you.
And the shadow of the day,
Will embrace the world in gray,
And the sun will set for you..
And the shadow of the day,
Will embrace the world in gray,
And the sun will set for you
And the shadow of the day,
Will embrace the world in gray,
And the sun will set for you.

Mula nyalakan kembali
Dunia yang terlupa
Cukup sudah bermimpi
Kini asa ku memutih
Langitku kan meninggi
Ini semua akan nyata
Mengharapkan hujan larutkan nyanyian malamku
Akankah ku rasa
Mampu ku tatap kembali
Dunia yang terbenam
Terbitku dari mimpi
Kini saksikan sayapku
Agung kan kulindungi
Ini semua pasti nyata
Mengharapkan hujan larutkan nyanyian malamku
Akankah ku rasa
Memastikan embun lepaskan nyanyian malamku
Dapatkah ku rasa
Mengharapkan hujan larutkan nyanyian malamku
Dapatkah ku rasa
Memastikan embun lepaskan nyanyian malamku
Dapatkah ku rasa

Apa yang bisa aku lakukan
Jika ia memilih untuk tak tinggal
Dan semua trus berjalan
Getirnya harus tetap kutelan
Dan aku sakit harus tetap bertahan
Dan semua trus berjalan
Mau tak mau ku harus
Melanjutkan yang tersisa
Meski semua telah berbeda
Dan tak akan pernah ada yang sama
Aku bisa memeluknya
Tetapi tidak hatinya
Hooo… Menyakitkan
Semua telah dengar
Segenap hati ku merindunya
Tapi hatinya telah pergi dan telah lama mati
Mau tak mau ku harus
Melanjutkan yang tersisa
Meski semua telah berbeda
Dan tak akan pernah ada yang sama
Semoga angin berhembus
Membawakan mimpi baru
Meski ku tahu takkan pernah ada
Yang sanggup mengganti keindahannya

akulah pengagum
aku menikmatimu
khayalku terus bakerja tak henti
untuk mengikutimu
biarkanlah ku tau isi didalam hatimu
mungkin kau malaikatku
ataukah setan ku
akulah pemimpi
kuselalu mencari
khayalku terus bekerja tak henti
untuk mengikutimu
biarkanlah kutau isi didalam hatimu
mungkin kau malaikatku
ataukah setanku
~ kharismamu butakan sisi batinku
menelusup kedalam hati
kaubiarkan aku bimbang tak berbatas
tuk selalu tetap memujamu
akulah pengagum rahasiamu
aku menikmatimu
khayalku terus bakerja tak henti
untuk mengikutimu
biarkanlah ku tau isi didalam hatimu
mungkin kau malaikatku
ataukah setan ku
~ kharismamu butakan sisi batinku
menelusup kedalam hati yang terdalam
kaubiarkan aku bimbang tak berbatas
tuk selalu tetap memujamu tuk s’lamanya


kalau ku ingat lagi ceritaku ltu penuh dengan kegagalan,kalau di bandin9kan dengan keberhasilan orang lain, apa yang sudah aku lakukan hanya hal-hal yang konyol……….tapi aku bangga dengan kegagalan ku sendiri,mungkin itu jalan yang terbaik untuk menempa diri sendiri.sebagai gantinya aku ingin mati seperti para pemimpin ang berjasa bagi bangsa dan negara,begitulah seharusnya………….dan suatu cerita ditentukan kalitas akhirnya

Tak kan lelah aku menanti
Tak kan hilang cinta ku ini
Hingga saat kau tak kembali
Kan ku kenang dihati saja
Kau telah tinggalkan hati yang terdalam
Hingga tiada cinta yang tersisa di jiwa